Support From West Melanesia Independence For Free West Papua, Maluku, and Flores. Diberdayakan oleh Blogger.
Hai, Anak Muda Melanesia Barat, Membaca & Menulislah ! " Jika umurmu Tak Sepanjang Umur Bumi, Sambunglah Dengan Tulisan " !
Tampilkan postingan dengan label Flores Merdeka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flores Merdeka. Tampilkan semua postingan

, , , , , , , , , , ,

"PERJUANGAN KITA ADALAH PERJUANGAN KEBENARAN dan KEADILAN"

"PERJUANGAN KITA ADALAH PERJUANGAN KEBENARAN dan KEADILAN"

Bukan kekuatan atau senjata yang menjadi andalan kita untuk berjuang, melainkan
kebenaran dan keadilan sehubungan dengan semua ketentuan hukum international
dan peraturan perundang undangan PBB itulah, yang kita andalkan sebagai motifasi
perjuangan kita. Kita tidak perlu bermotifasi kepada senjata seperti IRAN dengan 150 000 roketnya menghancurkan Israel, dan pada akhirnya dialah yang sendiri hancur brantakan.

Ingatlah bahwa, senjata itu alat penipuan dan kejahatan dalam memutarbalikan kebenaran dan keadilan diatas ketentuan hukum international dan peraturan perundang undangan PBB. Untuk itu, beta berpesan kepada seluruh Rakyat dan Bangsaku Republik Maluku Selatan dan juga semua basudara bangsa Papua Barat, Flobamora (Flores)
dan juga saudara saudara di Atjeh Merdeka (GAM) jangan gentar tetapi berjuang terus. Undure undure, kata jangan undure, apa datang dari muka, kata jangan undure. Ini adalah palsafah dan semboyan leluhur kita dalam membela dan mempertahankan territorial integritasnya.

Kita dilihat seakan lemah dan tak berdaya, tapi itu bukan penilaian Tuhan. Manusia boleh saja menilai, tapi Tuhanlah yang menentukan siapa benar dan siapa yang salah.

NKRI - RMS - PAPUA BARAT, FLOBAMORA dan ATJEH
Siapa yang memperjuangkan negaranya dengan jalan bersenjata, kekerasan (kekuatan)penindasan, intimidasi, penipuan, peperangan serta kejahatan perang? Tidak mematuhi ketentuan hukum international malah bertindak secara kriminal international dan melawan semua ketapan hukum? NKRI - RMS - PAPUA BARAT-FLOBAMORA atau Atjeh? Bacalah www.ambon.com massage 57387, 57382, 57338 dan 57347 saksikanlah videonya.

Kepada semua anak anak muda generasi penerus, jangan bimbang dan ragu, perjuangakanlah terus hak bangsa dan negaramu dari penjajah bodoh dan serakah NKRI. Karena secara juridis international, NKRI bukanlah negara merdeka dan berdaulat mutlak, melainkan sebaliknya yaitu, palsu dan ilegal. Itu ketentuan hukum international dan pasti. Untuk itu, kibarkanlah selalu panji kebenaran dan keadilanmu untuk dimaklumi semua orang dari segala bangsa didunia ini.

Dari BPPKRMS dan terimalah salam kebangsaan kami "Mena Muria"



From: surya pelasuka
To: "ambon@yahoogroups.com"
Sent: Friday, August 24, 2012 11:33 AM
Subject: Flobamora-Maluku-West-Papua-Melanesia satu dara !!!


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 Kepada semua generasi penerus, Semangat Perjuangan Bangsa (RMS) tetap dan terus ditingkatkan. Kita tidak boleh takut, karena kita bukan yang bersalah, melainkan mereka (Belanda dan NKRI) itulah yang harus menjadi takut karena merekalah yang bersalah, sehubungan dengan hasil2 RTC dan Rancangan KONSTITUSI RIS 1949. Baca Tex Proklamasi RMS 25 april 1950 di Ambon. Dan itulah yang menjadi landasan perjuangan dan hak kita.

Sukarno dan Hatta tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, karena mereka tidak mendapatkan MANDAT atau kekuasaan dari bangsa2 yang diberi nama INDONESIA. Tidak ada satu lembaga REPRASENTATIEV sebagai perwakilan bangsa2 INDONESIA yang memberikan kekuasaan kepada SUKARNO HATTA untuk memproklamsikan kemerdekaan bangsa bangsa yang atasnya nama Indonesia disebut. Untuk itu, Indonesia layaklah disebut sebagai negara palsu dan ilegal. Dari BPPKRMS dan terimalah salam kebangsaan kami "Mena Muria"


Dan inilah sumber Link tesebut agar apa yang saya deskripsikan ini real ada dan tidak kami buat-buat.
Publisher: Unknown - 10.28
, , , , , , , , ,

Gerakan Perjuangan, Indonesia Akan Bubar Pecah Belah

Bendera Gerakan Perjuangan,  Indonesia Akan Bubar

Djuyoto Memprediksi Tahun 2015 Indonesia Pecah. Beragam reaksi dan tanggapan muncul ketika wacana tentang masa depan Indonesia, yang juga dijadikan judul buku oleh Djuyoto Suntani, itu muncul dalam acara Dialog Kebangsaan berjudul Indonesia: Kemarin, Kini dan Esok sekaligus peluncuran buku tersebut. Komentar bernada pesimis, optimis, hingga rasa tidak percaya silih berganti diberikan oleh berbagai pihak. Mungkinkah Indonesia benar-benar akan ‘pecah’ pada tahun 2015?

Djuyoto Suntani, sang penulis buku, menyatakan dalam bukunya paling tidak ada tujuh faktor utama yang akan menyebabkan Indonesia “pecah” menjadi 17 kepingan negeri-negeri kecil di tahun 2015. Kepingan negeri-negeri kecil itu sendiri menurutnya didirikan berdasarkan atas:
1. Kepentingan rimordial (kesamaan etnis),
2. Ikatan ekonomis (kepentingan bisnis),
3. Ikatan kultur (kesamaan budaya),
4. Ikatan ideologis (kepentingan politik), dan
5. Ikatan regilius (membangun negara berdasar agama).
Penyebab pertama = Siklus tujuh abad atau 70 tahun. 
Dalam bukunya ia menuliskan : “Seperti kita ketahui, semua yang terjadi di alam ini mengikuti suatu siklus tertentu. Eksistensi suatu bangsa dan negara juga termasuk dalam suatu siklus yang berjalan sesuai dengan ketentuan hukum alam. Dia mengambil contoh Kerajaan Sriwijaya yang berkuasa pada abad 6-7 M di mana waktu itu rakyat di kawasan Nusantara bersatu di bawah kepemimpinannya. Memasuki usia ke-70 tahun kerajaan itu mulai buyar dan muncul banyak kerajaan kecil yang mandiri berdaulat. Alhasil, di awal abad ke-9 nama Kerajaan Sriwijaya hanya tinggal sejarah. Tujuh abad kemudian (abad 13-14 M) lahir Kerajaan Majapahit di Trowulan, Jawa Timur sekarang. Kerajaan besar itu berhasil menyatukan kembali penduduk Nusantara. Namun, kerajaan ini pun bernasib sama dengan Sriwijaya. Memasuki usia ke-70 pengaruhnya mulai hilang dan bermunculanlah kerajaan-kerajaan kecil di Nusantara. Nama Majapahit pun hilang ditelan bumi. Tujuh abad pasca-jatuhnya Majapahit, di tahun 1945 (abad 20) rakyat Nusantara kembali bersatu dalam suatu ikatan negara bangsa bernama Republik Indonesia (abad 20-21). Tahun 2015 akan bertepatan RI merayakan HUT-nya yang ke-70″.

Penyebab Kedua = Hilangnya Figur Tokoh Pemersatu
Dia pun menyatakan : “Selama ini saya selalu optimis, tapi melihat perkembangan di lapangan, apa yang terjadi pada sesama anak bangsa, sungguh mengenaskan. Irama perpolitikan nasional dewasa ini mengisyaratkan hitungan siklus bersatu dan bubar dalam tujuh abad, 70 tahun tampaknya kembali terulang. Berbagai fenomena alam yang menguat ke arah bukti kebenaran siklus sudah banyak kita saksikan. Pertengkaran sesama anak bangsa, terutama elite politik, tidak kunjung selesai, tulis Djuyoto. Penyebab kedua, Indonesia telah kehilangan figur pemersatu bangsa. Setelah Ir Soekarno dan HM Soeharto, tidak ada tokoh nasional yang benar-benar bisa mempersatukan bangsa ini. Masing-masing anak bangsa selalu merasa paling hebat, paling mampu, paling pintar, dan paling benar sendiri. Para tokoh nasional yang memimpin negeri ini belum menunjukkan berbagai sosok negarawan karena dalam memimpin lebih mengutamakan kepentingan politik golongan/kelompok daripada kepentingan bangsa (rakyat) secara luas. Kehilangan figur tokoh pemersatu adalah ancaman paling signifikan yang membawa negeri ini ke jurang perpecahan”. Katanya tegas.

Penyebab Ketiga = Masing-masing tokoh ingin menjadi nomor satu di suatu negara.
Pertengkaran sesama anak bangsa yang sama-sama merasa jago dan hebat, masing-masing punya kendaraan partai, punya jaringan internasional, punya dana/uang mandiri, punya akses, merasa punya kemampuan jadi Presiden; merupakan penyebab ketiga Indonesia akan pecah berkeping-keping menjadi negara-negara kecil. Fenomena ini sudah menguat sejak era reformasi yang dimulai dengan diterapkannya UU Otonomi Daerah.
Penyebab Keempat = Adanya Konspirasi Global Tingkat Tinggi
Salah satu penyebab Indonesia akan pecah di tahun 2015 karena adanya konspirasi global. Ada grand strategy global untuk menghancurkankeutuhan Indonesia. Ada skenario tingkat tinggi yang ingin menghancurkan Indonesia atau bahkan menghilangkan nama Indonesia sebagai negara bangsa, tegasnya. Konspirasi global ini, Djuyoto Suntani melihat, terus bergerak dan bekerja secara cerdas dengan menggunakan kekuatan canggih melalui penetrasi budaya, penyesatan opini, arus investasi, berbagai tema kampanye indah seperti demokratisasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, modernisasi, kebebasan pers, kemakmuran, kesejahteraan, sampai pada mimpi-mimpi indah lewat bisnis obat-obatan terlarang dengan segmen generasi muda.
Penyebab kelima = Karena faktor nama.
Apa yang salah dengan nama? Ternyata, nama Indonesia sesungguhnya berasal dari warisan kolonial Belanda yakni East-India atau India Timur alias Hindia Belanda. Kalangan tokoh politik Belanda tingkat atas malah sering menyebut Indonesia dengan singkatan: In-corporate Do/e-Netherland in-Asia atau kalau diartikan secara bebas nama Indonesia sama dengan singkatan Perusahaan Belanda yang berada di Asia. Pemberian nama Indonesia oleh Belanda memang memiliki agenda politik tersembunyi sebab Belanda tidak rela Indonesia menjadi bangsa dan negara yang besar. Nama orisinil kawasan negeri ini yang benar adalah Nusantara, yang berasal dari kata Bahasa Sansekerta Nusa (pulau) dan Antara. Artinya, negara yang terletak di antara pulau-pulau terbesar dan terbanyak di dunia sebab negara kita merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Bila para anak bangsa tahun 2015 mampu menyelamatkan keutuhan negeri ini sebagai satu bangsa, salah satu opsi adalah dengan penggantian nama dari Indonesia menjadi Nusantara. Nama Nusantara lebih relevan, orisinil, berasal dari jiwa bumi sendiri dan lebih membawa keberuntungan, pesan Djuyoto. Namun, karena perpecahan sudah di ujung tanduk, salah satu agenda dalam membangun komitmen baru sebagai bangsa dalam pandangannya adalah dengan cara (perlu direnungkan) mengganti nama Indonesia menjadi Nusantara. Karena, nama memiliki arti serta memberi berkah tersendiri. Tidak hanya nama Indonesia yang bisa menjadi penyebab negeri ini pecah, nama Jakarta pun ternyata ikut berpengaruh terhadap keutuhan republik ini.
Nama Jakarta, Djuyoto mengungkapkan, memiliki konotasi negatif bagi sebagian besar masyarakat. Bila kita ingin menyelamatkan Indonesia dari ancaman perpecahan serta punya komitmen bersama untuk membawa negara ini menjadi negara besar yang dihormati dunia internasional, maka nama ibukota negara seyogianya dikembalikan kepada nama awalnya yaitu Jayakarta. Nama Jayakarta lebih tepat sebagai roh spirit Ke-Jaya-an Ibukota negara daripada nama Jakarta, sarannya.
Penyebab terakhir = gonjang ganjing pemilihan Presiden tahun 2014.
Dia menyatakan dalam Pilpres 2009 bisa saja sejumlah tokoh yang kalah masih mampu mengendalikan diri tapi gejolak massa akar rumput yang berasal dari massa pendukung tidak mau menerima kekalahan jago pilihannya. Mereka lalu mempersiapkan diri untuk maju bertarung lagi pada Pilpres 2014. Pilpres 2014 adalah puncak ledakan dashyat gunung es yang benar-benar membahayakan integrasi Indonesia. Menurut Djuyoto dari informasi yang ia peroleh di seluruh penjuru Tanah-Air, indikasi karena gengsi kalah bersaing dalam Pilpres Indonesia lantas mengambil keputusan radikal dengan mendeklarasikan negara baru bukanlah sekedar omong kosong tapi akan terbukti. Pergolakan alam negeri ini seperti gunung es yang tampak tenang di permukaan namun setiap saat pasti meletus dengan dashyat.
Djuyoto Suntani menjelaskan, pada Pilpres 2014 bakal bermunculan figur dari berbagai daerah yang mulai berani bertarung memperebutkan kursi RI-1 untuk bersaing dengan tokoh nasional di Jakarta. Para tokoh daerah sudah dibekali modal setara dengan para tokoh nasional di Jakarta. Jika mereka kalah dalam Pilpres 2014, karena desakan massa pendukung, opsi lain adalah mendirikan negara baru, melepaskan diri dari Jakarta. Gonjang ganjing Indonesia sebagai bangsa akan mencapai titik didih terpanas pada Pilpres 2014. Jika kita tidak mampu mengendalikan keutuhan negeri ini, tahun 2015 Indonesia benar-benar pecah. Para Capres Indonesia 2014 yang gagal ramai-ramai akan pulang kampung untuk mendeklarasikan negara baru. Mereka merasa punya kemampuan, punya harga diri, punya uang, punya jaringan dan punya massa/rakyat pendukung. Perubahan dan pergolakan politik nasional pada tahun 2014 diperkirakan bisa lebih dashyat karena tidak ada lagi figur tokoh pemersatu yang dihormati dan diterima oleh seluruh bangsa.

ke 18 negara itu antara lain.

1.Naggroe Atjeh Darrusallam : Banda Atjeh


2.Sumatra Utara : Medan


Beberapa akademisi yang didominasi dari Universitas Sumatera Utara (USU) menyusun strategi memerdekakan Sumatera Utara dari NKRI. Dalam waktu dekat materi gugatan itu akan diajukan ke Mahkamah Internasional.
Prof M Arif Nasution, salah satu penggagas Sumut Merdeka menegaskan pihaknya tidak main-main dalam rencana itu.

3.Sumatra Selatan : Lampung

4.Sunda Kecil : Jakarta
5.Jamar (Jawa Madura) : Surakarta
6.Yogyakarta : Yogyakarta
7.Kalimantan Barat : Pontianak
8.Kalimantan Timur : Samarinda
9.Ternate Tidore : Ternate
10.Sulawesi Selatan : Makassar
11.Sulawesi Utara : Manado
12.Nusa Tenggara : Mataram
13.Flobamora & Sumba: Kupang
14.Timor Leste : Dili
15.Maluku Selatan : Ambon
16.Maluku Tenggara : Tual
17.Papua Barat : Jayapura
18. Negara Riau Merdeka

19. Bali Merdeka

1351927232356641493
Bendera Negara Ratna Bumi Banten/Bali

 Negara Islam Indonesia
 
Organisasi Papua Merdeka

Republik Maluku Selatan




Gerakan Separatis Sulawesi

Gerakan Pemberontakan Aceh 1953

Gerakan Separatis Sulawesi 1959

Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI)

Bendera Kemerdekaan Jawa Barat 1949

Republik Maluku Selatan 2011
 
Flores Merdeka
 
  
Sabah, atau North Borneo  British pada 31 Ogos 1963.
Publisher: Unknown - 02.15
, , , , , , , ,

Mengapa Flores Harus Merdeka? Kapan Flores Merdeka? Flores Merdeka, Hidup Atau Mati!


Flores Merdeka, Hidup Atau Mati !

FLORES MERDEKA! YA FLORES HARUS MEDEKA! HIDUP ATAU MATI!

KENAPA???????????

ITU KALAU KITA SAYANG ANAK CUCU KITA.

,,,,,,,,,,,,,HARI GINI DI ANTARA KITA MASIH ADA YANG MISKIN? KARENA APA? PEJABAT KITA KORUP. HUKUM KITA LEMAH. MAKA KITA HARUS BERGERAK. BERGERAK DEMI KEBAIKAN KITA BERSAMA.

PENYAKIT UTAMA DI NEGERI KITA INI ADALAH KORUPSI.

PEJABAT PUNYA RUMAH BAGUS??????? ITU KARENA KORUPSI!

PEJABAT PUNYA MOBIL BARU?????????????  ITU KARENA CURI UANG RAKYAT!

ISTRI ANAKNYA MENJADI SOMBONG HIDUP MEWAH??????? ITU KARENA SUAMI ATAU BAPAKNYA KORUPSI!

KELOMPOK BIADAP YANG INI MESTI DIHABISI. KITA TIDAK BISA HANYA BERGANTUNG  PADA SBY SEORANG. DIA MANUSIA. DIA JUGA PUNYA KETERBATASAN. KARENA ITU KITA MESTI AMBIL PERAN. PERANGI KELOMPOK TIKUS ITU.

MERDEKAKAN DIRI KITA DENGAN SEMANGAT DAN TINDAKAN MEMERANGI KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME.

JIKA SEMANGAT INI MULAI KITA GALAKAN? MAKA YAKINLAH TUHAN AKAN BERSAMA KITA.

MARI KITA HIDUP MENEBAR BENIH KEBAIKAN DAN  MATI MENINGGALKAN KEMERDEKAAN YANG UTUH BAGI GEREASI PENERUS KITA.

 FLORES BEBAS DARI KKN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Kapan Flores Merdeka?

Mengapa Flores Harus Merdeka?

ARAHKAN MATA ANDA KE DATARAN JAWA SANA!!!!!!!!!!!! BETAPA MAJUNYA MEREKA!!!!!!!!! KITA?????????????? RAKYAT MISKIN, PEJABAT KORUP.

KARENA ITU, BERGERAKLAH MULAI DARI SEKARANG!!!!!!!!!!!!!!!!! BEBASKAN DIRI KITA DARI RAKUSNYA PARA KORUPTOR BIADAP.

HABISI MEREKA, MAKA PERCAYALAH, NEGERI KITA AKAN MAKMUR,,,,,,,,,!!!!!!!!!


 
 
Publisher: Unknown - 02.04
, , , , , , , , , ,

Flores Merdeka, Hidup Atau Mati !

Flores Merdeka, Hidup Atau Mati !

FLORES MERDEKA! YA FLORES HARUS MEDEKA! HIDUP ATAU MATI!

KENAPA???????????

ITU KALAU KITA SAYANG ANAK CUCU KITA.

,,,,,,,,,,,,,HARI GINI DI ANTARA KITA MASIH ADA YANG MISKIN? KARENA APA? PEJABAT KITA KORUP. HUKUM KITA LEMAH. MAKA KITA HARUS BERGERAK. BERGERAK DEMI KEBAIKAN KITA BERSAMA.

PENYAKIT UTAMA DI NEGERI KITA INI ADALAH KORUPSI.

PEJABAT PUNYA RUMAH BAGUS??????? ITU KARENA KORUPSI!

PEJABAT PUNYA MOBIL BARU?????????????  ITU KARENA CURI UANG RAKYAT!

ISTRI ANAKNYA MENJADI SOMBONG HIDUP MEWAH??????? ITU KARENA SUAMI ATAU BAPAKNYA KORUPSI!

KELOMPOK BIADAP YANG INI MESTI DIHABISI. KITA TIDAK BISA HANYA BERGANTUNG  PADA SBY SEORANG. DIA MANUSIA. DIA JUGA PUNYA KETERBATASAN. KARENA ITU KITA MESTI AMBIL PERAN. PERANGI KELOMPOK TIKUS ITU.

MERDEKAKAN DIRI KITA DENGAN SEMANGAT DAN TINDAKAN MEMERANGI KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME.

JIKA SEMANGAT INI MULAI KITA GALAKAN? MAKA YAKINLAH TUHAN AKAN BERSAMA KITA.

MARI KITA HIDUP MENEBAR BENIH KEBAIKAN DAN  MATI MENINGGALKAN KEMERDEKAAN YANG UTUH BAGI GEREASI PENERUS KITA.

 FLORES BEBAS DARI KKN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Publisher: Unknown - 01.54
, , , , ,

Kapan Flores Merdeka ?

Kapan Flores Merdeka?

MERDEKA? ANDA INGIN MERDEKA? USAHAKAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

KALAU KITA HANYA BERPANGKU TANGAN,,,,, MANA BISA KITA MERDEKA?

USAHA BUTUH NIAT. UPAYA BUTUH PENGORBANAN. TENTU TIDAK SEMUDAH  MEMBALIKAN TELAPAK TANGAN.

HARI INI KITA BERSATU, HARI INI KITA BERGERAK, MAKA YAKINLAH MERDEKA AKAN TIBA.

ANDA TAHU, YANG MERDEKA SESUNGGUHNYA DI REPUBLIK INI HANYALAH PEJABAT YANG BERKUASA. KITA?

JIKA ANDA MERASA MERDEKA, MAKA ANDA SEDANG MENIPU DIRI ANDA SENDIRI!!!!!!!!!! KASIHAN ANAK CUCU KITA!

LANGKAH PERTAMA, HABISI KORUPTOR, SELANJUTNYA TERSERAH ANDA!!!

Publisher: Unknown - 01.49
, , , , ,

Mengapa Flores Harus Merdeka?

Mengapa Flores Harus Merdeka?

ARAHKAN MATA ANDA KE DATARAN JAWA SANA!!!!!!!!!!!! BETAPA MAJUNYA MEREKA!!!!!!!!! KITA?????????????? RAKYAT MISKIN, PEJABAT KORUP.

KARENA ITU, BERGERAKLAH MULAI DARI SEKARANG!!!!!!!!!!!!!!!!! BEBASKAN DIRI KITA DARI RAKUSNYA PARA KORUPTOR BIADAP.

HABISI MEREKA, MAKA PERCAYALAH, NEGERI KITA AKAN MAKMUR,,,,,,,,,!!!!!!!!!

Publisher: Unknown - 01.47